Tempat Wisata

7 Kawasan Wisata Terbaik KOTA TUA SEMARANG Maret 2023

7 Kawasan Wisata Terbaik KOTA TUA SEMARANG Maret 2023

Harga Tiket Masuk Kota Lama Semarang: Gratis. Jam buka: 24 jam. Nomor telepon : -. Alamat / Tempat : Tj. Mas, Semarang Utara, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50174.

Semarang memiliki banyak bangunan era kolonial. Ini dibuktikan dengan keberadaan Kota Lama Semarang. Daerah yang terkenal dengan bangunan peninggalan Belanda yang masih kokoh berdiri.

Di kompleks tersebut, wisatawan bisa menelusuri lorong-lorong unik khas zaman kolonial. Meski tampak tua, namun menarik wisatawan.

Beberapa bangunan masih berfungsi dengan baik. Beberapa bahkan berubah menjadi tempat wisata baru melalui penggunaan gedung.

Namun ada juga yang terkesan terbengkalai dan akhirnya menjadi gudang atau hanya diam di tempatnya. Selain gedung-gedung, sudut-sudut dan jalan-jalan di Kota Lama Semarang juga tak kalah menarik, terutama di malam hari.

Biaya masuk ke Kota Tua Semarang

Tidak ada biaya masuk untuk menikmati kawasan wisata ini. Hanya saja, tarif tersendiri ditetapkan di fasilitas wisata tertentu.

Biaya masuk
tiket masuk Bebas

Baca: Tempat Wisata di Semarang: 39 Rekomendasi Lengkap

jam buka

Wisatawan bisa kembali menikmati objek wisata ini mulai dari subuh hingga senja. Kawasan ini buka sepanjang hari.

jam operasi
Sehari-hari 24 jam

Traveling di Semarang Tempo dulu di kota tua

Senja romantis di kota tua Semarang.Senja romantis di kota tua Semarang. Foto: Gmap/Wihandono Yogo

Mengunjungi Kota Lama Semarang seperti masuk ke dalam mesin waktu. Karena saat berada disini, wisatawan akan merasakan suasana yang berbeda. Dikelilingi oleh bangunan bergaya lama. Ini seperti menciptakan kembali suasana masa lalu. Bahkan, bangunan-bangunan di sini masih mempertahankan bangunannya. Dihiasi hanya dengan warna dan susunan yang teratur.

Jalan juga telah dimodernisasi agar lebih nyaman bagi wisatawan dan kendaraan. Daerah ini identik dengan jalanan berbatu. Ada lampu jalan di kedua sisi jalan yang begitu unik. Bentuknya sangat klasik, khas lampu jalan seperti dulu.

Pada sore hari kawasan ini begitu indah terutama sebagai objek foto, terutama di depan Taman Srigunting. Karena di sini pemandangan langit senja dan sunset terlihat memukau. Sementara itu, wisatawan bisa menikmati lampu penerangan jalan yang unik dengan lampu-lampu klasik di malam hari. Menghadirkan suasana yang begitu romantis.

Baca: Tiket Masuk Museum 3D Kota Tua dan Koleksi Uniknya

Taman Srigunting

Taman SriguntingTaman Srigunting. Foto: Gmap/Bumi Unguku

Ada sebuah taman yang menjadi landmark kota lama yaitu Taman Srigunting. Lokasi taman ini tepat berada di sebelah Gereja Blenduk. Di sini wisatawan bisa menikmati keteduhan taman yang dinaungi pepohonan rindang.

Taman ini begitu unik dengan jalurnya yang lurus dan pepohonan yang melingkar. Sangat jelas bahwa pohon ini berumur beberapa puluh tahun karena ukuran dan daunnya yang tebal. Ada juga area berumput hijau di tepi jalan setapak. Kemudian di beberapa titik Anda melihat lampion taman yang begitu klasik.

Di jalurnya sendiri terdapat sepeda hias untuk ditunggangi wisatawan. Sepeda ini hanya untuk properti foto. Wisatawan dapat memberikan tip yang tulus setelah mengambil foto. Ada juga bangku taman di beberapa tempat. Salah satu bagian yang paling diminati para wisatawan adalah berfoto di area jembatan yang dibelakangnya terdapat Gereja Blenduk.

Kunjungi gereja abad ke-18

Gereja Blenduk yang megah.Gereja Blenduk yang megah. Foto: Gmap/tamtomo

Salah satu ikon kota tua adalah keberadaan Gereja Blenduk. Gereja ini disebut Blenduk karena beratap kubahnya yang besar, dalam bahasa Jawa disebutCampuran.” Gereja ini secara keseluruhan berwarna putih dengan atap merah marun yang begitu kontras. Di depannya berdiri pilar-pilar tinggi yang tampak megah.

Gereja ini memiliki arsitektur khas Eropa. Hal itu terlihat dari pintu dan jendelanya yang begitu besar. Gereja ini didirikan sekitar tahun 1753. Meski sudah tua, gereja ini masih aktif beribadah. Wisatawan yang tidak sembahyang juga diperbolehkan mengambil foto di depan gereja.

Baca: Simpang Lima Semarang: City Tour Lengkap

Bangunan Marba yang megah

Kemewahan dan kemegahan gedung MarbaKemewahan dan kemegahan gedung Marba. Foto: Gmap/Randy Hernando

Masih di dekat Taman Srigunting dan Gereja Blenduk, ada satu lagi bangunan unik bernama Marba. Namun bangunan ini dibangun oleh seorang wanita saudagar kaya dari Yaman bernama Marta Bardjunet. Sehingga bangunan ini dinamakan Gedung Marba yang merupakan singkatan dari nama pendirinya.

Bangunan ini memiliki warna merah dan putih yang khas. Bangunan yang berusia lebih dari 100 tahun ini memiliki bentuk yang sangat megah khas bangunan mewah Eropa. Tentu saja, bangunan ini dulunya sangat mewah sehingga masih terlihat megah hingga saat ini. Bangunan ini dulunya merupakan toko modern sekaligus kantor pelayaran kapal-kapal ekspedisi.

Wisatawan kerap memanfaatkan halaman depan gedung Marba sebagai tempat berfoto. Wisatawan biasanya mengambil pandangan jauh agar seluruh bangunan bisa terlihat.

Baca: Kebun Binatang SEMARANG: Tiket Masuk dan Berbagai Atraksi Satwa

rumah akar

Tidak hanya bangunan tua saja yang bisa menjadi tempat wisata yang menarik. Ada juga bangunan unik yang terkenal dengan rumah akarnya. Ada akar pohon besar di sini yang menggerogoti dinding bangunan di belakang. Kelihatannya horor tapi sangat unik ketika dijadikan spot foto.

Sementara itu, lokasi bangunan berakar besar ini berada di sebuah gang di depan Gereja Blenduk. Atau lebih tepatnya, di depan gedung Monod Diephuis.

Berkeliling dengan Sepeda Onthel

Ada banyak persewaan sepeda di kawasan wisata ini. Sepeda-sepeda ini didekorasi dengan sangat indah dan penuh warna. Wisatawan bisa menyewa sepeda ini untuk berkeliling Kota Lama Semarang.

Dengan sepeda tersebut, wisatawan bisa menyusuri jalan demi jalan, gang demi gang di kota tua. Tentunya jangan lupa bahwa di kawasan wisata ini terdapat berbagai tempat menarik di sepanjang jalan.

Pasar Klithikan dan Galeri Kreatif Semarang

Bagi pecinta barang antik, Anda bisa menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pasar Klithikan. Di sini wisatawan akan menemukan berbagai barang kuno dan unik. Mulai dari uang koin, ponsel jadul, perangko hingga berbagai barang koleksi.

Di dekat Gereja Blenduk terdapat Semarang Creative Gallery yang memamerkan berbagai produk UMKM. Ada banyak produk hasil karya para pengusaha UMKM di sini. Ada pakaian tie-dye, tas tie-dye hingga aksesoris handmade.

Wisata kuliner di kota tua Semarang

Selain wisata sejarah dan belanja, wisatawan juga bisa menikmati berbagai kuliner yang nikmat. Ada Sate & Gule Kambing 29, Gulai Bustaman, Ikan Bakar Cianjur hingga Nasi Goreng Babat Pak Karmin. Jika ingin nongkrong di kafe, ada Spiegel Bar & Bistro dan John Dijkstra’s Library Cafe.

Lokasi kota lama Semarang

Kawasan wisata ini berada di pusat kota Semarang, tepatnya di Jalan Letjen Suprapto No.31, Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Sehingga sangat mudah untuk dikunjungi baik bagi wisatawan jangka pendek maupun wisatawan di Semarang.

KONTEN TERKAIT

Tidak ada konten terkait.

Source: travelspromo.com

Related Articles

Back to top button