Tempat Wisata

Tiket dan Objek Wisata CANDI AGUNG AMUNTAI September 2023

Tiket dan Objek Wisata CANDI AGUNG AMUNTAI September 2023

Pura Agung Amuntai Biaya masuk: 3.000 hingga 4.000 rupee. Jam buka: 10 pagi – 5 sore. Nomor telepon: . Alamat/Lokasi: Sungai Malang, Amuntai Tengah, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Indonesia, 71471

Pura Agung Amuntai merupakan salah satu situs peninggalan Kerajaan Negara Dipa. Situs ini dibangun pada abad ke 14 oleh pendiri kerajaan yakni Empu Jatmika. Kerajaan Negara Dipa merupakan cikal bakal kota Amuntai saat ini.

Pura Agung Amuntai kini berada dalam pengelolaan Disporapar Kabupaten Hulu Sungai Utara. Objek wisata ini memiliki sejumlah tempat menarik yang bernuansa sejarah. Pengunjung juga dapat mengikuti wisata edukasi sejarah dan budaya di kompleks candi ini.

Biaya masuk Kuil Agung

Pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya mahal untuk memasuki bangunan bersejarah ini. Pasalnya, harga tiket masuk Pura Agung Amuntai tergolong murah, yaitu hanya Rp 3.000 untuk anak-anak dan Rp 4.000 untuk dewasa.

Baca: Destinasi Wisata Terbaik di Hulu Sungai Utara

Jam buka Pura Agung Amuntai

Waktu terbaik mengunjungi Pura Agung Amuntai adalah pada siang hari. Sembari beristirahat, pengunjung bisa berjalan-jalan ke tempat-tempat menarik yang ada di objek wisata ini. Sedangkan jam buka Pura Agung Amuntai adalah dari jam 10 pagi hingga jam 5 sore.

Berbagai tempat wisata Candi Agung Amuntai

Pintu masuk ke Pura Agung AmuntaiPintu masuk yang menyambut pengunjung Pura Agung Amuntai.
Foto: Google Maps/ Fathur Rachim

Kawasan situs bersejarah ini mempunyai luas kurang lebih 1 hektar. Jangan lupa, masih banyak tempat unik dan bersejarah. Ada pula hal mistis menarik yang menarik untuk diketahui.

Museum kuil besar

Ikuti tur edukasi museum di kompleks Pura Agung AmuntaiPengunjung bisa mengikuti wisata edukasi di Museum Pura Agung Amuntai.
Foto: Google Maps/Razma Razma

Terdapat museum wisata edukasi di kompleks Candi Agung. Museum ini berbentuk rumah adat Banjar yang mewakili kearifan lokal daerah tersebut. Letak museum ini berada di bagian depan kompleks sehingga mudah dilihat oleh pengunjung.

Museum ini memamerkan sejumlah peninggalan dari zaman kerajaan. Salah satunya adalah batu bata yang diyakini digunakan sebagai bahan konstruksi situs tersebut. Pengunjung juga bisa melihat beberapa benda yang ditemukan para arkeolog. Barang yang ditemukan berupa berbagai jenis gerabah berhuruf Cina.

Pengunjung juga dapat mempelajari kisah Candi Agung di museum ini. Informasi mengenai kisah Candi Agung dapat dilihat pada foto-foto yang ditampilkan. Di dinding museum ini tergantung banyak foto yang mendokumentasikan penemuan Candi Agung.

Danau Darah

Setelah mengunjungi museum, pengunjung dapat melanjutkan kunjungannya ke Danau Darah. Tempat ini letaknya tidak jauh dari museum yaitu dibelakangnya. Danau Darah memiliki bentuk menyerupai air mancur.

Menurut sejarahnya, sumur ini disebut “Danau Darah” karena dulunya merupakan tempat pembunuhan. Konon tempat ini pernah menjadi saksi bisu pembunuhan dua bersaudara pada masa kerajaan. Sukmaraga dan Patmaraga terlibat dalam peristiwa pembunuhan tersebut. Sedangkan pelakunya adalah pamannya Lambung Mangkurat.

Pertapaan Pangeran Suryanata

Tempat favorit pengunjung yang ingin melakukan ritualPertapaan Pangeran Suryanata sebagai tempat ritual.
Foto: Google Maps/Andi Felani

Selanjutnya pengunjung dapat memasuki tempat pertapaan Pangeran Suryanata. Lokasi pertapaan ini berada di depan Pura Agung. Pengunjung dapat mengamati sejumlah orang yang melakukan ritual di tempat ini. Tak heran jika banyak terdapat kain kuning sebagai perlengkapan ritual di padepokan ini.

Situs kuil besar

Lokasi Candi Amuntai yang besar ini mempunyai suasana mistisPengunjung bisa berwisata ke situs Pura Agung Amuntai yang penuh dengan mistisisme.
Foto: Google Maps/Ratna Africani

Meski berupa candi, namun tempat ini tidak berbentuk bangunan candi pada umumnya. Kompleks Candi Agung hanya terdiri dari beberapa batu bata saja. Tingginya sekitar 25 sentimeter.

Banyak orang yang menyebut situs Candi Agung sebagai pondasi sebuah bangunan. Terdapat sebuah kolam kecil di tengah area ini. Beberapa bagian struktur bata ditutup untuk mencegah kerusakan pada situs ini.

Suasana mistis semakin terasa karena banyak pengunjung yang melakukan Tawaf di tempat ini. Pengunjung yang melakukan ritual ini biasanya pergi tiga, lima hingga tujuh kali. Mereka melakukan ritual ini karena mempunyai keinginan tertentu.

Air mancur Pole Sembilan

Pura Agung Amuntai tidak hanya menjadi objek wisata tetapi juga digunakan untuk sejumlah ritual. Salah satu ritual yang biasa dilakukan adalah mandi Bedudus. Ritual tersebut berlangsung di air mancur Tiang Sembilan. Biasanya untuk pengunjung yang mempunyai tujuan.

Ritual mandi ini menggunakan air dari mata air Putri Junjung Buih. Perlengkapan lain untuk ritual ini adalah kain kuning. Kain itu nanti harus disimpan di kamar mandi ini.

Selain kain kuning, banyak hal yang perlu Anda persiapkan. Misalnya saja sesaji, mayang sirih pinang dan lain sebagainya. Tempat pemandian ini bukan sekedar tempat ritual mandi Bedudus saja. Banyak pengunjung yang memandikan bayinya untuk mencegah penyakit.

Perabot

Fasilitas yang tersedia cukup lengkap. Fasilitas yang tersedia antara lain tempat parkir mobil yang luas, toilet dan warung. Pengunjung dapat menggunakan fasilitas yang ada jika diperlukan.

Rute dan Lokasi Candi Agung Amuntai

Alamat Candi Agung adalah Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Lokasi objek wisata ini tidak jauh dari pusat kota Amuntai. Jadi lebih baik berkendara ke sini dari pusat kota.

Objek wisata ini juga mudah dijangkau dari ibu kota Kalimantan Selatan, kota Banjarmasin. Perjalanan menuju lokasi candi hanya memakan waktu 4 jam dari Banjarmasin. Dari Banjarmasin, pengunjung harus menuju ke arah kota Kandangan. Kemudian ikuti saja petunjuknya hingga menemukan tanda bertuliskan “Candi Agung Amuntai”.

Source: travelspromo.com

Related Articles

Back to top button