Tempat Wisata

Pantai Ngobaran: harga tiket, foto, lokasi, fasilitas dan spot

Kabupaten Gunung Kidul seolah menawarkan pesona pantai yang tiada habisnya untuk dijelajahi. Terdapat puluhan pantai yang tertata rapi menawarkan beragam keindahan dan pesona. Salah satunya adalah Pantai Ngobaran yang menawarkan panorama alam indah dan keunikan yang tidak dimiliki pantai-pantai lain di Jogja.

Pantai Ngobaran tidak hanya menawarkan panorama alam yang luar biasa indah, namun juga memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi. Di pantai yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia ini Anda akan menemukan keragaman budaya dan keharmonisan antar umat beragama yang hidup berdampingan. Wisatawan akan menemukan beberapa pura yang menjadi tempat ibadah umat Hindu, serta musala di sekitar pantai.

Pantai unik ini tepatnya terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Untuk mencapai tempat wisata pantai ini wisatawan harus menempuh jarak sekitar 54 kilometer dari pusat kota Jogja. Setidaknya wisatawan perlu menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dari pusat kota Jogja. Lokasi pantai ini juga tidak jauh dari tempat wisata Pantai Ngrenehan dan Pantai Nguyahan.

Perjalanan panjang dan melelahkan nampaknya terbayar lunas saat Anda sampai di Pantai Ngobaran. Anda akan disambut dengan panorama pantai dan laut lepas yang biru, dikelilingi tebing karang yang menjulang tinggi. Selain itu, terdapat pura di puncak tebing dengan arsitektur indah yang mengingatkan kita pada pantai-pantai di Pulau Dewata Bali.

Sejarah Pantai Ngobaran

Ada cerita di balik keberadaan bangunan candi di tebing pantai ini. Keberadaan bangunan di pantai ini juga ada kaitannya dengan berakhirnya masa kejayaan Kerajaan Majapahit yang menguasai Pulau Jawa saat itu. Konon saat kerajaan Majapahit mulai mengalami kemunduran, Raja Brawijaya V dan salah satu putranya Bondan Kejawan melarikan diri dan singgah di pantai ini.

Saat itu diyakini pada abad ke-15 M kerajaan-kerajaan Islam berjaya dan menguasai pesisir utara Pulau Jawa. Raden Patah yang juga merupakan salah satu putra Raja Brawijaya V merupakan penguasa Kesultanan Demak yang saat itu sedang berkembang pesat, telah memeluk agama Islam dan mengembangkan ajaran Islam di berbagai daerah terpencil.

Raja Brawijaya V melarikan diri karena tidak mau memeluk Islam dan menghindari peperangan dengan salah satu putranya, Raden Patah. Dalam pelariannya, Raja Brawijaya V dan putranya Bondan Kejawan menemukan kedamaian dan ketenangan di pantai dengan panorama yang indah ini.

Raden Patah pun memerintahkan pasukannya untuk mencari ayahnya hingga Raja Brawijaya V mendapat tekanan di pantai selatan. Dalam keadaan darurat, Raja Brawijaya V akhirnya memutuskan untuk membakar dirinya di dalam api hingga terbakar habis. Kejadian inilah yang menjadi latar belakang pemberian nama pantai ini sebagai Pantai Ngobaran. Ngobaran sendiri berasal dari kata blaze yang berhubungan dengan nyala api.

Selama berada di pantai ini, Bondan Kejawan memiliki hubungan yang sangat baik dengan penduduk setempat. Bondan Kejawan dikenal dengan tutur katanya yang santun dan tingkah lakunya yang luhur. Hingga akhirnya Bondan Kejawan dikenang di masyarakat setempat sebagai aliran Kejawan. Hingga saat ini aliran tersebut masih dipercaya oleh sebagian masyarakat sekitar Pantai Ngobaran.

Bangunan pura yang masih berdiri kokoh di Pantai Ngobaran ini masih digunakan oleh umat Hindu setempat untuk berdoa. Seperti upacara Galungan atau upacara Melastri, upacara menyambut Hari Raya Nyepi umat Hindu.

Pesona Pantai Ngobaran

Tempat wisata di Kabupaten Gunung Kidul ini menawarkan panorama alam yang sangat indah. Wisatawan disuguhi luasnya birunya Samudera Hindia yang dikelilingi tebing karang kokoh. Tebing karang yang tampak hijau dan dipenuhi pepohonan menambah indah panorama alam Pantai Ngobaran.

Di atas tebing, wisatawan akan menemukan sebuah pura yang memiliki nilai sejarah yang tinggi. Candi ini diyakini merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang dibangun sebagai tempat peribadahan. Terdapat arca seperti Dewa Wisnu, Dewa Siwa, dan Dewa Brahma di lokasi candi. Terdapat pula patung Dewa Wisnu yang menunggangi burung garuda.

Anda bisa menikmati arsitektur bangunan yang terinspirasi Hindu sambil mengamati indahnya panorama alam Pantai Ngobaran. Dari atas tebing terlihat jelas pesona asli pantai ini. Tempat ini juga populer di kalangan wisatawan untuk sekedar berfoto selfie. Berfoto selfie dengan latar belakang pura dan hamparan lautan luas tentu menjadi pengalaman menarik bagi wisatawan.

Saat Anda berkunjung ke pantai ini Anda akan menemukan musala unik yang menghadap ke selatan. Adanya musholla ini menunjukkan bahwa masyarakat sekitar Pantai Ngobaran hidup rukun dan saling menghargai walaupun berbeda keyakinan.

Pantai ini tidak memiliki pasir putih karena berbatasan langsung dengan tebing dan laut. Saat air laut sedang surut, wisatawan bisa turun dari tebing karang dan menikmati pantai yang penuh bebatuan karang. Anda akan melihat dengan jelas bebatuan karang indah yang dihiasi rumput laut, rumput laut, dan alga. Pengunjung juga bisa mengamati ikan-ikan kecil cantik berenang di balik terumbu karang.

Sore hari Anda akan melihat para nelayan mencari kerang, lobster, rumput laut, dan bulu babi yang lebih dikenal dengan nama bulu babi. Penduduk setempat biasanya memanfaatkan bulu babi untuk membuat masakan lezat. Jika Anda ingin mencoba sensasi kuliner bulu babi, Anda bisa mengunjungi warung-warung yang ada di pantai ini.

Fasilitas di Pantai Ngobaran

Fasilitas yang disediakan untuk menunjang objek wisata ini bisa dikatakan cukup memadai. Tersedia tempat parkir yang luas, serta toilet dan kamar mandi yang bersih. Terdapat juga musala bagi wisatawan yang ingin salat. Sayangnya akomodasi dan hotel di sekitar kota pantai ini masih sedikit sehingga menyulitkan wisatawan yang ingin bermalam.

Baca juga: Pantai Krakal, tempat berselancar dengan pesona yang mempesona

Selain itu, di pantai ini juga terdapat berbagai warung makan yang menjual makanan laut yang lezat. Salah satu yang menarik adalah masakan bulu babi yang dikenal memiliki rasa yang gurih dan kenyal. Ada juga toko yang menawarkan berbagai oleh-oleh untuk dibawa pulang wisatawan. Salah satunya adalah rempeyek rumput laut yang sangat digemari pengunjung.

Menikmati keindahan pantai

Pantai Ngobaran merupakan salah satu destinasi wisata yang menarik saat anda berada di Jogja. Hamparan laut luas menanti Anda di sekitar pantai yang dikelilingi tebing karang tinggi. Semilir angin pantai yang sejuk serta deburan ombak yang menghantam tebing menjadikan lokasi ini tempat yang ideal bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat.

Saat air surut Anda juga bisa turun ke pantai. Anda bisa bermain air, mengamati biota laut di perairan jernih serta ganggang hijau yang memenuhi bebatuan karang Pantai Ngobaran. Selain itu, tempat ini juga menjadi tempat menarik untuk menyaksikan matahari terbenam.

Wisata sejarah

Pantai Ngobaran tidak hanya menawarkan panorama alam yang indah, namun juga memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi Anda pecinta wisata sejarah. Terdapat bangunan candi dengan berbagai macam patung. Anda dapat menikmati arsitektur khas Hindu yang tercermin pada bangunan candi.

Perburuan Foto

Bagi Anda pecinta fotografi lanskap, tidak ada salahnya memilih Pantai Ngobaran sebagai destinasi wisata selanjutnya. Pantai ini menawarkan beberapa objek yang bisa Anda abadikan dalam sebuah karya fotografi. Di pantai ini Anda juga bisa mengambil foto pura yang memiliki arsitektur indah.

Anda juga bisa mengambil foto saat hari menjelang senja. Saat matahari terbenam, Pantai Ngobaran menawarkan keindahan yang tak kalah dengan pantai-pantai di Pulau Dewata. Memotret candi dengan latar belakang lautan luas dan keindahan matahari terbenam pasti akan menghasilkan foto yang bernilai seni tinggi.

Wisata kuliner

Setelah menikmati keindahan Pantai Ngobaran dan pura di puncak tebing, wisata kuliner di pantai ini tidak ada salahnya. Pantai ini menawarkan beragam olahan makanan laut yang bisa Anda temukan di warung-warung sekitar pantai.

Jam buka dan tarif masuk Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran sebenarnya buka 24 jam. Untuk memasuki pantai ini wisatawan hanya perlu membayar sebesar Rp. 5.000/- per orang untuk wisatawan asing dan domestik.

Baca juga: 58 Tempat Wisata di Jogja Paling Menarik yang Wajib Dikunjungi

Tiket ini sudah termasuk tiket mengunjungi Pantai Ngrenehan karena kedua pantai tersebut berada pada jalur yang sama dan berdekatan. Biaya parkir sepeda motor sebesar Rp 2.000, sedangkan wisatawan harus membayar sebesar Rp untuk mobil. 5.000/-.

Peta lokasi Pantai Ngobaran

Tips Menuju Pantai Ngobaran

  • Datanglah saat air laut sedang surut jika ingin bermain air di pinggir pantai.
  • Selalu jaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan.
  • Berhati-hatilah saat menginap di pura karena tempat ini merupakan kawasan suci.

Galeri foto Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran
Spot foto di kuil
Berburu foto di pantai
Potret kuil di pantai
Tempat foto terbaik

Source: www.tempatwisata.pro

Related Articles

Back to top button