Tempat Wisata

Pasar Kreneng, destinasi menarik bagi pecinta belanja dan kuliner di Denpasar

Pasar Kreneng, destinasi menarik bagi pecinta belanja dan kuliner di Denpasar
harga tiket: Bebas, Waktu aktif: 04.00-15.00 WITA, Alamat: Dangin Puri Kangin, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali; Bahan pengikat: pemeriksaan situs

Pasar Kreneng merupakan salah satu pasar terbesar di Denpasar, Bali. Bukan rahasia lagi kalau sebuah pasar selalu ramai pengunjung. Namun ada keunikan dari pasar ini yang juga termasuk daya tariknya. Setiap hari tidak pernah sepi, baik pagi maupun sore, atau bisa juga dikatakan selalu aktif 24 jam sehari.

Ada dua sesi saat Anda mengunjungi pasar ini yaitu pagi dan sore hari. Dikatakan dua sesi karena tergantung pada waktu kunjungan Anda akan menemukan sesuatu yang berbeda. Di pagi hari, pasar ini tidak jauh berbeda dengan pasar di tempat lain. Anda juga akan menemukan banyak penjual yang menjual kebutuhan dasar dan sejenisnya.

Sedangkan pasar ini beralih ke acara kuliner di sore atau sore hari. Sejak dua kali itu, keduanya tidak pernah kesepian. Namun yang paling menarik dari wisata kuliner adalah pada malam hari. Ada banyak jenis makanan yang bisa Anda nikmati, baik makanan tradisional maupun makanan modern yang lezat.

Daya tarik yang dimiliki oleh Pasar Kreneng

Atraksi di Pasar KrenengSumber Gambar: Google Maps Cokorda Sarotama

Bukan sembarang pasar, ada banyak pesona Pasar Kreneng yang wajib Anda ketahui. Karena itu, pasar ini selalu ramai pengunjung, baik yang ingin berbelanja kebutuhan pokok maupun yang mencari kuliner. Untuk detail lebih lanjut tentang atraksi masing-masing, silakan lihat ringkasan singkat berikut!

1. Keunikan Pasar Kreneng

Daya tarik pertama keunikannya bukanlah bentuk atau desain pasarnya, melainkan kebiasaan para pedagang di sini. Meskipun Bali lebih didominasi oleh umat Hindu, namun ada juga sebagian yang beragama Islam. Untuk membedakannya, Anda bisa melihat apakah ada penawaran di sebelah stand dealer atau tidak.

Jika ada sesajen di sebelah Pasar Kreneng, maka dapat dipastikan pedagangnya beragama Hindu. Sebaliknya, jika tidak, bisa jadi seorang Muslim, Kristen, atau pedagang lainnya. Ini sangat penting untuk diketahui, yang mempengaruhi jenis makanan yang Anda beli. Tentu saja lebih aman bagi umat Islam untuk membeli makanan dari umat Islam lainnya.

Namun, Anda tetap bisa bertanya langsung kepada penjual mengenai bahan yang digunakan. Tidak semua non muslim menjual makanan yang tidak halal, banyak juga yang menawarkan berbagai produk kuliner yang berbahan dasar halal. Keunikan lain dari pasar ini adalah di bagian depan terdapat dua patung besar yang dianggap sebagai penjaga pasar dan penghuninya.

2. Tempat untuk memenuhi kebutuhan pokok

Daya tarik pasar kreneng selanjutnya tidak jauh berbeda dengan pasar pada umumnya. Tempat ini adalah tempat yang dapat Anda andalkan untuk kebutuhan dasar sehari-hari. Di sini Anda dapat berbelanja bahan makanan, pakaian, sepatu, aksesoris, dan bahkan perlengkapan rumah tangga.

Hal ini mungkin tidak mengejutkan bagi sebagian orang, karena pasar sebenarnya berfungsi sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli. Namun ada yang menarik dari pasar ini, yaitu dibangun di atas lahan yang sangat luas. Dengan bangunan utama tiga lantai, pasar ini memiliki total 800 pedagang, sedangkan yang di emperan sekitar 200 pedagang.

3. Sebagai ajang berburu kuliner

Kami sebutkan di atas bahwa pasar kreneng tidak hanya digunakan untuk menjual bahan pokok. Bahkan, Anda akan menemukan fenomena umum di pasar pada pagi hari. Namun menjelang sore, pemandangan berubah menjadi tempat berburu kuliner, dengan banyak penjual yang menawarkan berbagai makanan dan minuman.

Fenomena ini bisa Anda saksikan sekitar pukul 15.00 saat para pedagang mulai membuka lapaknya. Sore harinya, semua pedagang siap melayani pembeli yang ingin mengobati perutnya. Acara hunting kuliner ini berakhir hingga dini hari, kemudian suasana berubah kembali seperti pasar biasanya.

4. Harga murah

Apakah Anda ingin menyimpan apa yang Anda butuhkan di pagi hari dengan harga yang wajar? Pasar Kreneng adalah jawabannya dimana harga disini bisa dibandingkan dengan pasar pada umumnya. Bukan tanpa alasan lebih murah di sini, sebagian karena merupakan salah satu yang terbesar di Denpasar.

Tidak hanya dari segi makanan pokok, tetapi juga dari segi sembako relatif murah. Bayangkan dengan 20.000 rupiah anda mendapatkan makanan dan minuman yang enak. Ada banyak jenis makanan di sini, dari makanan khas hingga makanan modern. Contoh makanan tradisional adalah Pisang Rai, Giling Tanah dan Batun Bedil.

Alamat dan rute menuju lokasi

Alamat Pasar KrenengSumber Gambar: Google Maps Cokorda Sarotama

Pasar Kreneng terletak di Jalan Kamboja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali. Tentunya tempat ini sangat mudah ditemukan karena terletak di pusat kota. Dari Denpasar, jarak yang harus Anda tempuh hanya sekitar 3 kilometer. Dengan kondisi jalan normal dan kecepatan rata-rata Anda bisa melakukannya hanya dalam waktu 10 menit.

Jika Anda berangkat dari pusat kota Denpasar, silakan menuju Jalan Dewi Sartika terlebih dahulu. Selanjutnya silakan menuju Jalan PB Sudirman lalu setelah 200 meter menuju Jalan Letda Made Putra. Tujuan selanjutnya adalah Jalan Surapati, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jalan Hayam Wuruk.

Posisi Pasar Kreneng Bali tidak jauh, Anda pun akan merasakan euforia keramaian yang riuh. Silakan cari tempat parkir yang cocok karena ada beberapa tempat parkir yang tersedia. Tentu saja tidak gratis, ada biaya tergantung jenis kendaraannya.

Selain biaya parkir, tidak ada biaya wajib lainnya yang harus Anda bayar. Namun jika ingin berburu kuliner di malam hari, maka siapkan sarana sesuai budget. Meski harganya relatif murah, banyaknya jenis makanan yang dijual mampu menggoda siapa saja untuk berburu dan menghabiskan uang di sini.

Aktivitas menarik di Pasar Kreneng

Aktivitas menarik di Pasar KrenengKredit foto: Resmi Proyek Google Maps TW

Dari segi aktivitas, Anda bisa melakukan apa saja dan tidak jauh berbeda dengan pasar pada umumnya. Namun, karena ada dua sesi di Pasar Kreneng, ada sedikit perbedaan kegiatan. Untuk lebih jelasnya, berikut aktivitas yang dijamin menarik saat berkunjung ke pasar ini!

1. Jalan-jalan di sekitar Pasar Kreneng

Tidak ada salahnya berjalan-jalan di pasar jika Anda penasaran. Bukan penasaran dengan bentuknya tapi lebih pada apa yang bisa ditemukan di sini. Di pagi hari, para pedagang bertebaran di segala penjuru memenuhi semua lokasi. Menariknya, pasar ini dikelola dengan sangat baik, sehingga setiap kategori barang memiliki tempatnya masing-masing.

2. Belanja kebutuhan pokok

Tidak dapat dipungkiri bahwa fungsi utama Pasar Kreneng adalah sebagai tempat berbelanja. Jadi selama di sini Anda bisa berbelanja kebutuhan pokok atau apapun yang dibutuhkan. Namun ingat untuk datang pada pagi hari, karena pada malam hari fungsi pasar sudah berubah menjadi tempat berburu kuliner yang enak.

3. Wisata Kuliner

Jika ingin memanjakan perut dan penasaran dengan makanan apa saja yang dijual disini, silahkan datang pada malam hari. Namun sangat disarankan untuk datang pada malam hari, misalnya jam 7 atau 8 malam. Bukan tanpa alasan, karena saat itu banyak pengunjung yang datang dari berbagai daerah dan suasana pun semakin meriah.

Fasilitas yang tersedia di area pasar

Fasilitas Pasar KrenengSumber Gambar: Google Maps Cokorda Sarotama

Pasar Kreneng dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat, jadi jangan khawatir dengan fasilitas yang tersedia. Disini terdapat tempat parkir yang luas, kondisi terkendali dan selalu dijaga oleh petugas. Jika Anda ingin buang air, silakan gunakan toilet yang disediakan. Namun jika ingin istirahat harus jeli saat mencari lokasi, karena tidak banyak ruang kosong yang bisa ditemukan.

Pasar sejatinya merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta tempat terjadinya transaksi antara keduanya. Hal ini juga berlaku untuk salah satu pasar terbesar di Bali bernama Pasar Kreneng. Namun karena keunikan pasar malam yang menawarkan berbagai kuliner yang nikmat, tempat ini tidak pernah sepi pengunjung 24 jam sehari.

Source: www.itrip.id

Related Articles

Back to top button