Tak Berkategori

Tiket dan Objek Wisata LUMBINI NATURAL PARK Januari 2024

Taman Alam Lumbini

  • Biaya masuk: SUKARELAWAN
  • Jam buka: 9 pagi – 5 sore
  • Nomor telepon:
  • Alamat Lokasi : Barus Jahe, Brastagi, Dolat Raya, Kaban Jahe, Karo, Sumatera Utara, Indonesia, 22171

Taman Alam Lumbini merupakan tempat wisata di Dataran Tinggi Karo yang berada di kaki Gunung Sibayak. Taman ini menampilkan replika “Pagoda Shwedagon”, pagoda tertinggi kedua di dunia, yang terletak di Myanmar. Pagoda Emas di Taman Lumbini memiliki tinggi 42 meter dan merupakan pagoda megah tertinggi di Indonesia.

Nama Lumbini berasal dari tempat kelahiran pendiri agama Buddha, Sidharta Gautama. Taman seluas tiga hektar ini resmi didirikan pada tahun 2010. Jaraknya sekitar 50 kilometer atau 1,5 jam perjalanan dari Kota Medan.

Biaya masuk Taman Alam Lumbini

Wisatawan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk masuk ke dalam pura atau untuk parkir kendaraan bermotor. Cukup siapkan donasi tergantung kesediaan masing-masing pengunjung.

Baca: Tiket Liburan dan Wahana Funland Mikie

Jam buka Taman Alam Lumbini

Wisatawan bisa datang setiap hari dan mengagumi keindahan candi Budha ini. Buka dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Namun perlu diketahui bahwa candi ini masih aktif sebagai tempat peribadatan. Pembatasan mungkin berlaku untuk ritual keagamaan.

Daya tarik wisata Taman Alam Lumbini

Daya tarik utama Taman Lumbini adalah kemegahan bangunan Pagoda Emas, replika Pagoda Shwedagon di Myanmar. Selain itu, letaknya yang berada di dataran tinggi memberikan suasana sejuk pada taman ini. Hal ini didukung dengan taman yang asri dan alami.

Saksikan kemegahan dan keindahan pagoda

Pagoda Emas Taman Wisata Alam Lumbini Kab.KaroPagoda Emas Taman Wisata Alam Lumbini Kab.KaroPagoda Emas tidak hanya menjadi tempat ibadah umat Buddha saja, namun juga dibuka untuk umum sebagai objek wisata. Foto: Instagram/arapenta_ketaren_1992

Taman Alam Lumbini adalah rumah bagi pagoda tertinggi dan terindah di Indonesia. Karena letaknya yang berada di atas bukit, keindahannya bisa terlihat dari jauh. Kemegahan pagoda di taman ini terlihat dari bangunannya yang seluruhnya dihias dengan warna emas.

Pagoda dua lantai ini memiliki panjang 69 meter dan tinggi 46,8 meter. Ikon utamanya berupa stupa emas serta beberapa relief dan patung di taman dan dinding. Diantaranya 108 relik suci, 2.598 arca Buddha, 30 arca Arhat dan benda lainnya.

Baca: Tiket Masuk Wisata Sipinsur dan Keajaiban Alam

Uniknya, objek wisata ini lebih populer dibandingkan Pagoda Emas dan bukan Taman Alam Lumbini. Klenteng ini mendapat rekor MURI sebagai stupa tertinggi di Indonesia. Bangunan ini juga dianggap sebagai replika tertinggi kedua di kawasan Asia Tenggara. Pembangunan kompleks TAL dengan replika pagoda ini merupakan sumbangan dari berbagai kelompok Budha dari berbagai negara

Di dalam pagoda

Altar ritual BuddhaAltar ritual BuddhaDi dalamnya terdapat berbagai barang yang digunakan untuk ritual Budha.

Semua wisatawan dipersilakan mengunjungi Taman Alam Lumbini. Bahkan umat non-Buddha pun tidak dilarang memasuki bangunan induk yang memiliki suasana keagamaan yang kental. Wisatawan harus melepas sepatu untuk memasuki bangunan berlantai marmer putih ini.

Saat memasuki pintu masuk yang sangat besar terdapat patung gajah marmer. Yang dipamerkan adalah rantai lentera merah, 30 patung Arhat, 2.958 patung Buddha, dan 108 relik suci. Wisatawan tidak diperbolehkan mengambil foto flash atau membuat keributan di area ini.

Baca: Tiket Masuk dan Wahana Sibolangit Hillpark

Di dalamnya setidaknya terdapat delapan unit pagoda kecil berukuran 7x5x5 meter. Selain itu, terdapat unit tiang asoka dengan panjang 19 meter dan diameter 0,8 meter. Terdapat pula 4 buah patung Buddha berukuran kecil yang terbuat dari batu berwarna hijau khas Myanmar.

toples lonceng

Salah satu keunikan Taman Alam Lumbini adalah adanya lonceng di luar gedung. Seperti kebanyakan kelenteng di Taiwan atau Tiongkok dengan aksara Tionghoa (Avalokitesvara – Kwan Im). Ada banyak bendera luar ruangan yang digantung di luar pagoda.

Wisata religi

Area bangunan utama mempunyai fungsi utama sebagai tempat peribadatan umat BuddhaArea bangunan utama mempunyai fungsi utama sebagai tempat peribadatan umat BuddhaArea bangunan utama mempunyai fungsi utama sebagai tempat peribadatan umat Buddha. Google Maps/Taman Alam Lumbini

Taman Alam Lumbini merupakan destinasi wisata religi. Begitu memasuki taman, Anda bisa merasakan suasana religius. Rekor MURI ditetapkan untuk upacara puja/pemberkatan bakti dengan jumlah anggota sangha terbanyak pada peresmiannya pada tahun 2010. Terdiri dari 100 biksu asal Indonesia, 650 biksu asal Myanmar, 400 biksu asal Thailand, dan 17 negara lainnya.

Pagoda Emas Berastagi merupakan pusat peribadatan umat Buddha. Di dalam bangunan, wisatawan bisa berdoa dengan dupa dan lilin. Tempat ini merupakan tempat latihan mandiri bagi umat Buddha seperti meditasi dan aktivitas Buddhis lainnya.

Baca: Tiket Masuk dan Wahana Hairos Waterpark Medan

Untuk memasuki Pagoda Emas, wisatawan harus melepas sepatu dan tidak menimbulkan kebisingan. Saat upacara keagamaan Budha sedang berlangsung, bagian dalam Pagoda Emas steril untuk kunjungan wisatawan. Namun Pagoda Emas tetap bisa dinikmati karena lingkungan sekitar taman masih bisa dijelajahi.

Pemandangan taman yang indah

area taman yang sejuk dan terawatarea taman yang sejuk dan terawatArea taman di sekitar pagoda sejuk dengan pepohonan. Foto: Google Maps/rifki anakayah01

Nama Taman Alam Lumbini sangat tepat karena merupakan taman yang penuh dengan pepohonan. Ada juga kebun sayur di kedua sisi jalan. Di sekeliling ngarai di bawah Pagoda Emas terdapat taman yang penuh dengan bunga dan pepohonan langka.

Saat wisatawan keluar dari bangunan pagoda, mereka bisa melihat penataan lanskap yang indah dengan perpaduan patung biksu. Dikombinasikan dengan jembatan gantung sepanjang sekitar 20 meter yang disebut Titi Lumbini. Taman yang indah mengikuti kontur alam yang terjal, memberikan pesona dan keunikan.

Menariknya, tanaman di kompleks ini memiliki papan nama dengan nama latin, Indonesia, dan lokal (Cakap Karo).

Daki Titi Lumbini, disebut juga “Jembatan Cinta”.

Titi Lumbini adalah jembatan gantung yang dijuluki “Jembatan Cinta” di Pagoda Emas, Taman Alam Lumbini, Cab. KaroTiti Lumbini adalah jembatan gantung yang dijuluki “Jembatan Cinta” di Pagoda Emas, Taman Alam Lumbini, Cab. KaroTiti Lumbini merupakan jembatan gantung berjuluk “Jembatan Cinta” di Golden Pagoda, Taman Alam Lumbini, Cab. Karo.
Foto: Google Maps/shun heng

Selain Pagoda Emas, juga terdapat jembatan besi di kanan bawah. Terdapat potongan besi berbentuk hati di kiri dan kanannya, itulah sebabnya jembatan ini dijuluki “Jembatan Cinta”.

Jembatan bernama “Titi Lumbini” ini sering dijadikan spot foto pengunjung. Panjangnya sekitar 20 meter dan tinggi 50 meter. Di bawahnya terdapat taman dengan kolam kecil yang airnya mengalir di antara bebatuan.

Difoto

Tempat wisata ini menjadi tempat favorit para pecinta fotografi karena keindahan arsitekturnya memberikan suasana tersendiri. Dengan latar belakang Pagoda Emas, wisatawan serasa berada di luar negeri. Banyak wisatawan non-Buddha datang dari berbagai daerah hanya untuk berfoto.

Kemegahan Pagoda Emas mendorong wisatawan untuk mencari tempat-tempat menarik. Keindahan alamnya selalu menjadi objek foto dan latar berpose.

Fasilitas Taman Alam Lumbini

Peralatannya juga lengkap. Terdapat Golden Lotus Healthy Cuisine, sebuah restoran vegetarian di sebelah pagoda. Di kawasan wisata ini juga terdapat penjualan berbagai oleh-oleh serta berbagai buah dan sayur bebas pestisida. Tempat parkir kendaraan juga tersedia di lahan yang relatif luas.

Selain itu, terdapat juga taman bermain anak di kawasan wisata ini. Beberapa fasilitas bermain juga tersedia di arena, seperti Single Air Walker.

Lokasi Taman Alam Lumbini

Klenteng ini terletak di Barus Jahe, Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara 22171. Sekitar 2 jam perjalanan dari kota Medan.

Source: travelspromo.com

Related Articles

Back to top button