Tak Berkategori

Tiket Kawah IJEN dan 6 Pilihan Aktivitas Januari 2024

Kawah Ijen

  • Biaya masuk: 5.000 hingga 375.000 Rp
  • Jam buka: 24 jam
  • Nomor telepon: (031) 3554851-3554857
  • Alamat lokasi : Pt. Keuntungan. Lidjen, Tamansari, Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia, 68454

Kawah Ijen merupakan kawah Gunung Ijen yang menyuguhkan pemandangan indah. Kawah ini membentuk sebuah danau yang sangat indah akibat letusan Gunung Ijen. Tempat ini merupakan salah satu kawasan geowisata yang berpotensi menjadi basis penting di Banyuwangi.

Berada di ketinggian 2.386 mdpl, kabut dan asap belerang membuat Kawah Ijen semakin eksotis. Dengan pesona “Blue Fire”, Kawah Ijen populer di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara.

Biaya masuk ke Kawah Ijen

Wisatawan yang datang ke kawasan ini tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya, harga tiket masuk kawasan wisata ini cukup terjangkau yaitu Rp 5.000 hingga 375.000. Tiketnya sama untuk semua hari dan tidak ada perbedaan usia. Hanya turis asing yang harus membayar lebih.

Jenis tiket Harga tiket hari kerja/akhir pekan
Beli tur pribadi Rp301.200
Tiket masuk wisata alam dalam negeri Rp 5.000 / Rp 7.500
Tiket masuk wisata alam internasional Rp 100.000 / Rp 150.000
Tiket masuk ke Suaka Margasatwa Domestik Rp 20.000 / Rp 30.000
Tiket masuk ke International Game Reserve Rp 250.000 / Rp 375.000

Biaya masuk ke Kawah Ijen

Baca: Tiket Masuk Kawah Wurung Bondowoso dan Aktivitasnya

Informasi penting sebelum mengunjungi Kawah Ijen:

  • Pesan tiket melalui website tiket.bbksdajatim.org.
  • Patuhi protokol kesehatan yang berlaku di kawasan Kawah Ijen.

Jam buka Kawah Ijen

Kawah ini sangat indah jika anda mengunjunginya pada malam hari. Karena Anda bisa melihat api biru di dalam kawah. Jam buka counternya adalah dari pagi hingga siang hari.

Mulai Januari 2019 akan ada penutupan total bagi wisatawan dan penambang belerang satu hari dalam sebulan. Setiap hari Jumat minggu pertama setiap bulan. Tujuan penutupan tersebut adalah untuk memulihkan ekosistem kawasan Gunung Ijen.

Selama minggu pertama, Kawah Ijen ditutup setiap hari Jumat karena berlangsung kegiatan “Ijen Rijik” atau “Bersihkan Ijen” di sana.

Berbagai kegiatan wisata

Tempat api biru langka Gunung Ijen menjadi tujuan wisata dan fenomena terbaik di dunia. Saat Asian Games 2018 berlangsung, kawasan wisata ini menjadi salah satu sirkuit balap Relai obor. Saat Piala Dunia 2018, foto kawah Ijen digantung di dinding bus Rusia.

Saat puncak musim liburan, jumlah wisatawan bisa mencapai 5.000 wisatawan per hari. Daya tarik utamanya adalah fenomena langka “Blue Flame”. Saat suhu di kawasan kawah meningkat hingga hampir 2°C, wisatawan disarankan untuk menyiapkan pakaian.

Baca: Beragam Aktivitas Wisata Seru di Taman Sritanjung Banyuwangi

Naik ke Kawah Ijen

Trekking ke Kawah Ijen di BanyuwangiTrekking ke Kawah Ijen di BanyuwangiUntuk menuju Kawah Ijen, wisatawan harus mendaki dari Paltuding sejauh 3 km atau sekitar 3 jam. Foto: Instagram/erikaviolin_

Untuk sampai ke Kawah Ijen, wisatawan harus mendaki sejauh 3 km atau sekitar 3 jam. Dari tempat parkir mobil (Paltuding) awalnya menanjak sejauh 1,5 km, selebihnya cukup landai. Pada suhu hingga 2°C, kebugaran yang baik diperlukan saat mendaki dan bagasi seefisien mungkin.

Pendakian menuju kawah dimulai pada pukul 03.00 dan berakhir pada pukul 12.00. Wisatawan mendaki di pagi hari untuk melihat Blue Flame yang hanya bisa disaksikan hingga pukul 05.00. Saat mendekati puncak, wisatawan disarankan untuk memakai masker karena asap belerang yang cukup menyengat.

Bila wisatawan melakukan pendakian di siang hari, mereka bisa menikmati pemandangan indah khas pegunungan di sepanjang perjalanan. Pohon cemara gunung dan edelweis tumbuh di sekitar lerengnya. Kemunculan beberapa gunung seperti Gunung Raung yang megah membuat tempat ini semakin eksotis.

Mencari Api Biru Kawah Ijen

Fenomena api biru atau blue fire di kawah ijenFenomena api biru atau blue fire di kawah ijenFenomena api biru atau blue fire di Kawah Ijen yang hanya ada dua di dunia menjadi fakta populer yang menarik wisatawan dalam dan luar negeri ke Kawah Ijen. Foto: Instagram/comelah.sg

Fenomena Blue Flame atau Api Biru hanya ada dua di dunia, Kawah Ijen salah satunya. Fakta populer ini menarik wisatawan lokal dan asing ke sini. Pesona Api Biru akan terlihat sangat eksotis saat matahari terbenam dan menjelang matahari terbit.

Berada di ketinggian 2.443 meter di atas permukaan laut, Blue Flame bisa dinikmati di kawah sedalam 200 meter. Blue Fire terlihat jelas dari atas, dengan nyala api berwarna biru yang sangat alami dan besar. Api belerang yang menyala di lereng gunung telah menjadi tempat berfoto yang populer bagi wisatawan.

Menikmati pesona Danau Ijen

Danau Kawah Ijen,BanyuwangiDanau Kawah Ijen,BanyuwangiDanau Ijen, dengan keasaman mendekati nol, memiliki keindahan yang dramatis dengan danau belerangnya yang berwarna hijau pirus. Foto: Instagram/firman_santoso

Kawah Ijen merupakan sebuah danau yang terbentuk akibat letusan Gunung Ijen. Kawah ini terletak di tengah kaldera terbesar di Pulau Jawa dengan diameter 6 km.

Dinding kaldera setinggi 300-500 m ini telah meletus sebanyak empat kali, terakhir pada tahun 1936. Kawah ini merupakan danau vulkanik terbesar di dunia dan menjadi destinasi wisata populer di Banyuwangi.

Danau Ijen memiliki tingkat keasaman mendekati nol dan kedalamannya 200 meter. Asamnya yang sangat kuat dapat melarutkan pakaian dan jari manusia. Kawah berbahaya dengan danau belerang berwarna biru kehijauan ini memiliki keindahan yang dramatis.

Menunggu momen matahari terbit

Sunrise di sekitar Gunung IjenSunrise di sekitar Gunung IjenPemandangan pagi Kawah Ijen yang diselimuti kabut dan uap belerang tidak terlalu mengganggu.
Foto: Instagram/kawahijenindonesia

Wisatawan tidak hanya bisa menikmati Blue Fire dan Danau Kawah Ijen yang menakjubkan matahari terbit. Pemandangan pagi hari yang diselimuti kabut dan uap belerang tidak terlalu mengganggu. Biasanya wisatawan menikmati momen matahari terbit sambil berfoto selfie.

Perhatikan para penambang belerang

Penambangan belerang di IjenPenambangan belerang di IjenWisatawan bisa melihat para penambang membawa tumpukan belerang dengan keranjang di pundaknya. Foto: Instagram/elisabeth_okt

Belerang yang ditambang di kawasan Gunung Ijen menandakan gunung ini masih aktif. Kawah ini merupakan pusat danau kawah terluas di dunia dengan luas sekitar 5.466 hektar. Lokasi penambangan di dasar kawah mampu menghasilkan 36 juta meter kubik belerang dan hidrogen klorida.

Wisatawan bisa melihat para penambang membawa tumpukan belerang dengan keranjang di pundaknya. Mereka juga menggunakan troli untuk mengangkut belerang melalui jalan terjal yang dipenuhi gas beracun berbahaya. Kegiatan penambangan akan ditentukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada pukul 04.00 hingga 12.00 WIB.

Sebelum mencapai puncak Ijen, terdapat pos timbang yang lebih dikenal dengan nama Pondok Bunder. Berada di ketinggian 2.226 mdpl, Pondok Bunder menjadi pos terakhir yang terdapat warung-warung yang menjual makanan dan minuman. Wisatawan diharapkan berhati-hati agar tidak mengganggu kemajuan para penambang belerang.

Naik taksi manusia

Truk “taksi orang” untuk pendaki yang lelahTruk “taksi orang” untuk pendaki yang lelahTruk “taksi manusia” ini menjadi alat transportasi unik bagi wisatawan yang belum kuat untuk mendaki Kawah Ijen. Foto: Instagram/ferdindra

Banyak perusahaan pertambangan belerang yang telah mengkonversi troli/truk yang biasanya digunakan untuk mengangkut batuan belerang. Truk-truk ini juga digunakan untuk mengangkut wisatawan yang tidak bisa mendaki ke Kawah Ijen. Truk bertenaga manusia tersebut diberi nama “Taksi Manusia” dan merupakan alat transportasi unik di Gunung Ijen.

Wisatawan yang secara fisik tidak mampu mendaki cukup duduk dengan kaki terentang dan menikmati pemandangan. Dibutuhkan tiga orang untuk mendaki menuju kawah di ketinggian sekitar 2.443 meter. Namun untuk turun dari puncak, Anda hanya membutuhkan dua orang untuk memikul beban tersebut.

Fasilitas di Kawah Ijen

Fasilitas umum seperti mushola, kamar mandi dan toilet telah disediakan di kawasan Kawah Ijen. Sesampainya di Paltuding atau pos pendakian utama, tersedia lahan luas untuk berkemah. Penyewaan tenda juga dimungkinkan dengan harga per malam.

Terdapat banyak warung makan dimana wisatawan dapat menikmati jajanan hangat sebelum atau sesudah pendakian. Hal ini membantu wisatawan mengefisienkan barang bawaan yang mereka perlukan.

Bagi wisatawan yang kesulitan menerima sinyal seluler, tersedia fasilitas Wi-Fi terbuka dan dapat dibeli dengan satu voucher per dua jam penggunaan. Wisatawan yang tidak memiliki peralatan yang diperlukan dapat membelinya di tempat parkir sekitar kawasan wisata Ijen. Perlengkapan pelindung terhadap dingin dan asap meliputi sarung tangan, PemburuTopi atau topeng.

Lokasi Kawah Ijen

Tempat wisata alam ini terletak di perbatasan antara kabupaten banyuwangi, bondowoso, dan situbondo di jawa timur. Bagian utara berbatasan dengan hutan lindung Gunung Remuk dan bagian barat berbatasan dengan jalan raya Banyuwangi-Bondowoso. Batas selatannya dibentuk oleh Sungai Banyu Linu dan lereng timur Gunung Merapi.

Untuk mencapai lokasi Kawah Ijen, Anda bisa memilih dua jalur. Jalur utara melalui Situbondo-Bondowoso-Wonosari-Desa Sempol-Paltuding dengan jarak 93 km. Kedua, jalur selatan lewat Banyuwangi-Desa Licin-Paltuding dengan jarak 40 km.

Source: travelspromo.com

Related Articles

Back to top button